11/13/12

Apa Arti Petahana?

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online


Sudah beberapa lama ini saya menemukan kata baru “petahana”, terutama di Harian Kompas. Awalnya saya mengira bahwa penulisannya salah, seharusnya tertulis “pertahanan”. Namun, ketika dicocokkan dengan konteksnya kata “pertahanan” tidak sesuai maknanya. Belakangan, kata ini lebih sering muncul terutama di berita-berita mengenai pilkada, dan tidak saja di Kompas, tetapi juga di koran-koran lain, bahkan juga media-media online.

Usut-punya usut, ternyata penulisannya memang sudah benar petahana.1 Kata ini pertama kali diperkenalkan oleh Salomo Simanungkalit2 pada tanggal 6 Februari 2009 sebagai padanan kata3 dalam konteks Pemilihan umum Presiden Indonesia 2009. Menurutnya, alasan kata ini baru dibutuhkan pada waktu itu adalah karena sebelumnya presiden (Soeharto) tidak memiliki penantang, oleh sebab itu tidak ada kebutuhan untuk kata "petahana" dalam konteks pemilihan presiden.


bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online


Lantas, apa arti kata petahana?
Petahana (bahasa Inggris: incumbent), berasal dari kata "tahana", yang berarti kedudukan, kebesaran, atau kemuliaan,4 dalam politik, adalah pemegang suatu jabatan politik yang sedang menjabat. Istilah ini biasanya digunakan dalam kaitannya dengan pemilihan umum, di mana sering terjadi persaingan antara kandidat petahana dan non petahana. Sebagai contoh, pada Pemilu Presiden Indonesia 2009, Susilo Bambang Yudhoyono adalah petahana, karena ialah presiden yang sedang menjabat pada saat pemilihan umum untuk pelaksanaan pemilihan presiden berikutnya. Dalam persaingan kursi-terbuka (di mana sang petahana tidak mencalonkan diri), istilah "petahana" terkadang digunakan untuk merujuk kepada kandidat dari partai yang sedang memegang jabatan kekuasaan.


bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online


Referensi
2 6 Mar 2009. Jos Daniel Parera, "Sini, Situ, Sana". http://rubrikbahasa.wordpress.com/2009/03/06/sini-situ-sana/
3 6 Feb 2009, Salomo Simanungkalit, "Presiden petahana". http://rubrikbahasa.wordpress.com/2009/02/06/presiden-petahana/

Silakan meninggalkan komentar Anda di sini
Emoticon Emoticon

<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <!-- Melayang --> <ins class="adsbygoogle" style="display:block" data-ad-client="ca-pub-1793065522891176" data-ad-slot="5011446128" data-ad-format="auto"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script>